SAN Bekasi

SAN Bekasi

Persepsi Anda Tentang Sekolah Alam dan Jawaban dari Kami

MENJAWAB PERSEPSI
Persepsi :
1. Sekolah alam itu sekolah untuk anak-anak nakal, tak bisa anak-anak dididik di sekolah, masukkan ke sekolahalam.
2. Sekolahalam itu tidak pernah belajar, kerjaannya main terus
3. Sekolahalam itu tak bisa melanjutkan ke jenjang lebih tinggi di sekolah lainnya.
4. Sekolahalam itu buat baju anak kotor
5. Sekolahalam itu mahal
6. Sekolahalam itu anaknya liar
Jawaban Persepsi Nomor 1 :
Jawaban 1. Sekolahalam bukan tukang binatu, baju kotor kita datang ambil paket ekspress dalam lima belas menit baju putih kembali. Sebelum menyalahkan anak, menyalahkan sekolah, coba introspeksi diri ayah bunda dulu, sudah seberapa jauh kita mengenal anak kita sendiri?
Anak nakal, anak bodoh adalah labeling pada anak. Kejamnya lagi keluar dari mulut ibu dan ayahnya sendiri, dimana doa dan kata orangtua itu keramat alias mustajab.
Dalam islam yang kami pahami, sebelum anak aqil baligh, ia tidak akan dicatat dosa atau pahalanya. Catatan malaikat masih bersih. Lihat, Allah saja tak pernah marah dan melabeling anak kita, justru kita sendiri yang mencap anak kita nakal dan bodoh.
Jika ingin serius memasukkan anak ke sekolahalam, mohon maaf ayah dan bunda harus repot, karena ayah dan bunda yang justru dituntut lebih pro aktif mendidik anak di rumah, karena sekolah dan guru hanyalah partner dalam pendidikan anak, bukan pengasuh bukan pesuruh.
Jawaban 2 : Berbahagialah anak-anak yang dilabeli nakal oleh para guru yang putus harapan akan rahmat Allah. Artinya, semakin banyak Sekolahalam harus segera ditingkatkan kapasitas dan daya tampungnya. Sekolah biasa yang ditinggalkan anak berlabel nakal harus dikurangi kapasitasnya, bahkan ditutup jika banyak yang terbukti bahagia di Sekolahalam.
Anak yang dilabeli nakal adalah anak yang potensinya belum terlihat buahnya atau yang jeritannya sedang mencari jalan keluarnya. Alangkah berbahagianya apabila orangtua dan orang dewasa di sekitar kehidupannya dapat sabar dan telaten sampai terlihat buahnya dan ditemukan jalannya.
Anak yang "cerewet" berpotensi menjadi orator atau story teller. Anak yang "keras kepala" berpotensi menjadi pemimpin dan penegak keadilan. Anak yang "cengeng" berpotensi menjadi sastrawan. Anak yang sering "curiga" dan "perhitungan" mungkin calon manajer keuangan atau financial planner. Anak yang "tak bisa duduk tenang" mungkin calon penari dan koreografer, atau olahragawan hebat. Anak yang "suka melamun" mungkin calon dosen dan peneliti. Begitu seterusnya.
Jawaban Persepsi Nomor 2 :
Jawaban 1. Dalam alam pikiran kami, belajar itu maknanya luas, bukan hanya tersekat pada ruangan sekian kali sekian meter. Saat anak mengamati belalang dia belajar, saat anak memanjat pohon ia belajar, saat anak memberi makan ikan ia belajar, saat anak nyemplung ke kolam pun ia belajar. Betapa banyak ilmu yang tidak kita dapatkan di kelas, contohnya mengendarai motor, masak sambel terasi bahkan mengetahui cara mengupas dan memarut kelapa itu bukan di kelas.
Jawaban 2 . Ruang Belajar siswa sekolah biasa hanya sebatas dinding sekolah dan jam sekolah. Ruang Belajar siswa Sekolahalam luasnya seluas Alam Semesta. Waktunya sepanjang hayat. Gurunya, selain para fasilitator yang baik hati, juga para Mentor Ahli yang ikhlas dan para Maestro yang karya dan akhlaknya diakui masyarakat, serta para Guru Kehidupan yang dapat ditemukan dimana saja sepanjang hayat.
Jawaban Persepsi Nomor 3 :
Jawaban 1. Sekolahalam bisa melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi baik swasta maupun negeri karena sudah diakui pemerintah. Bahkan di Kalimantan sekolahalam diproyeksikan menjadi negeri, sekolah alam negeri yang pertama.
Jawaban 2. Siswa Sekolah Alam tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi hingga perguruan tinggi, jika hanya bermodal sandal gunung.
Siswa Sekolahalam dapat melanjutkan ke sekolah manapun, diterima di perguruan tinggi di manca negara, bahkan tanpa ijazah SMA. Contohnya banyak sekali. Mereka belajar hingga ke manca negara dan berkiprah dalam skala global.
Jawaban Persepsi Nomor 4 :
Jawaban 1. Kalau tidak mau baju anak kotor, lebih baik letakkan di lemari rapi rapi, beri kamfer dan wewangian, baju sekalian anaknya. Karena fitrah anak adalah banyak bergerak, yang dengan banyak bergerak anak mengeluarkan energinya.
Jawaban 2. Pahlawan itu Manusia yang Berani Ambil Resiko. Salah satu Resiko siswa di Sekolahalam adalah bajunya kotor. Artinya, mereka memupuk semangat seperti Pahlawan. Apakah AyahBunda tak bahagia jika putra putrinya bermental Pahlawan, yang semangatnya diperingati setiap 10 November, bahkan di banyak peristiwa heroik lainnya?
Jawaban Persepsi Nomor 5 :
Jawaban 1. Lebih mahal bujet rokok ayah sebulan bunda, bujet kuota sebulan. Di beberapa sekolahalam justru biaya masuknya sangat sangat terjangkau bahkan ada sekolahalam yang bayarannya pakai sayur.
Yang menjadi catatan, sekolahalam harus memperhatikan ruang gerak anak. Jumlah ruang terbuka harus lebih banyak, sehingga sekolah alam memberlakukan kuota siswa.
Jawban 2. Biaya sekolah yang disediakan negara terbatas. Tidak ada Pendidikan yang Gratis. Anggaran Pendidikan Putra Putri AyahBunda adalah Cerminan Besar Kecilnya Kasih Sayang pada mereka dan keyakinan akan Ke-Maha-Kuasa-an Allah.
Bahkan, dengan Kurikulum Bisnis yang diterapkan sejak jenjang SD, terbukti siswa Sekolahalam terbangun kemandiriannya melalui kegiatan berniaga. Untuk kegiatan Student Scout di Sekolahalam, terbuka bagi siswa untuk memberikan kontribusi biaya dari hasil berniaga sejak jenjang SD, dengan porsi yang makin besar di jenjang Sekolah Menengah. Biaya Ekspedisi ke Taman Nasional yang mencapai Rp 5 juta dapat dipenuhi tanpa mengeluarkan dana tambahan dengan manajemen gotong royong dalam berniaga selama jangka waktu tertentu.
Jawaban Nomor 6 :
Jawaban 1. Jika memanjat pohon, menangkap belalang, berlari di antara rumput ilalang, membaca Quran di bawah pohon itu dianggap liar, yang tak liar seperti apa?
Kecerdasan alam adalah salah satu kecerdasan dalam teori multiple intelligence. Bisa jadi lingkungan alam kita rusak karena kita menafikan kecerdasan itu, mengabaikan kecerdasan itu, mencomooh kecerdasan itu. Lalu gagallah kita menjadi manusia penyelamat bumi.
Jawaban 2. Perguruan Taman Siswa yang didirikan Ki Hajar Dewantara itu dicap sebagai Sekolah Liar oleh Pemerintah Kolonial Hindia Belanda. Artinya, siswa Perguruan Taman Siswa juga dianggap Siswa Liar. Lalu apa bedanya Bapak Ibu dengan Pemerintah Kolonial jika menganggap siswa Sekolahalam sebagai Siswa Liar? Mereka terdaftar dengan NISN dan tercatat di Badan Pusat Statistik diantara lebih dari 45,2 juta siswa di Indonesia dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK.
*) Jawaban 1 oleh Bang Hardi Bengkulu
**) Jawaban 2 oleh Wicak Amadeo

Pendaftaran Murid Baru
Sekolah Alam Nusantara Bekasi
Tahun Ajaran 2019/2020
TK A, TK B, SD dan pindahan
Info pendaftaran hub Miss Oci:
HP/WA: 0878-88044229 / 0813-89133778

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Persepsi Anda Tentang Sekolah Alam dan Jawaban dari Kami"

Post a Comment